GEDANGAN – Perajin topi di Desa Punggul Kecamatan Gedangan justru lebih banyak menerima pesanan dari luar daerah dibanding dari Sidoarjo sendiri.
Kondisi ini menunjukkan belum optimalnya penyerapan produk UMKM oleh pasar lokal, meskipun jumlah satuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo cukup besar.
Saat meninjau lokasi produksi, Bupati Sidoarjo Subandi menyoroti rendahnya penggunaan produk lokal oleh masyarakat sendiri, termasuk untuk kebutuhan perlengkapan sekolah.
Ia menilai perputaran ekonomi daerah akan lebih kuat jika kebutuhan lokal dapat dipenuhi oleh pelaku usaha di wilayah sendiri.
Pemerintah daerah berencana mendorong keterlibatan sekolah melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar penggunaan produk UMKM lokal dapat ditingkatkan.
Selain itu Pemkab Sidoarjo juga akan melakukan pendampingan penerbitan izin usaha bagi pelaku UMKM untuk mempermudah akses terhadap permodalan dan program bantuan.
Di sisi pelaku usaha, perajin mengaku telah mencoba memasarkan produknya ke sekolah di Sidoarjo, namun belum mendapat respons yang signifikan.
Minimnya permintaan dari dalam daerah membuat pelaku usaha lebih bergantung pada pesanan dari luar wilayah.
Kondisi ini menjadi tantangan bagi pengembangan UMKM lokal, tidak hanya dari sisi produksi tetapi juga pada akses pasar di dalam daerah sendiri.
