Lomba Balap Merpati di Tanggulangin Disebut Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal

TANGGULANGIN – Lomba balap merpati Selekda dan Liga Jatim Bersatu digelar di kawasan PPLS Dusun Pologunting Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin, Jumat 1 Mei 2026.

Kegiatan ini menarik ribuan peserta dari berbagai daerah dan disebut ikut menggerakkan ekonomi lokal, mulai peternak merpati hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi acara. 

Berdasarkan data panitia, sekitar 1.500 peserta telah mendaftar dalam gelaran tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, tetapi juga dari luar Pulau Jawa seperti Medan, Sumatera Utara.

Bupati Sidoarjo Subandi yang hadir dalam kegiatan itu menyebut komunitas balap merpati memiliki potensi ekonomi sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata jika dikelola secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga berencana menyiapkan event balap merpati berskala nasional di Sidoarjo pada tahun ini sebagai bagian dari pengembangan komunitas dan ekonomi kerakyatan.

Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan kegiatan komunitas tetap harus berjalan tertib dan tidak disalahgunakan untuk praktik perjudian.

Ketua Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia Penglok Sidoarjo Sutoyo Handiman menyebut dukungan pemerintah daerah dinilai membantu pengembangan komunitas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar arena lomba.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan komunitas pehobi merpati dari berbagai daerah yang rutin digelar setiap bulan secara bergantian.