SIDOARJO – Sebanyak 575 siswa SDN Pucang 1 Sidoarjo menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat yang mulai berjalan sejak awal 2026.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di SDN Pucang 1, Selasa 12 Mei 2026, untuk memastikan menu makanan yang diterima siswa sesuai standar gizi Badan Gizi Nasional (BGN).
Dalam kunjungannya, Mimik turut membagikan langsung makanan kepada sejumlah siswa kelas 2 dan kelas 5.
“Alhamdulillah menu MBG sesuai standar gizi, menu hari ini ada daging dengan nasi kebuli dan saya lihat langsung anak-anak banyak yang suka,” ujarnya.
Menurutnya, program MBG menjadi bagian dari upaya pemenuhan gizi anak sekaligus program prioritas pemerintah pusat yang perlu didukung bersama.
Ia juga meminta siswa maupun sekolah menyampaikan masukan apabila terdapat menu yang dinilai kurang sesuai.
“Saya tadi juga menyampaikan kepada anak-anak kalau menu MBG tidak cocok bisa membuat surat keluhan,” katanya.
Sementara itu, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bluru Kidul, Walhi, mengatakan distribusi MBG untuk SDN Pucang 1 telah berjalan sejak Februari 2026.
Selain SDN Pucang 1, layanan tersebut juga menjangkau SDN Pucang 2, 3, dan 4 dengan total distribusi mencapai sekitar 1.800 porsi per hari.
Jika ditambah layanan untuk SLB dan pondok tahfidz di kawasan Bluru Kidul, total distribusi MBG mencapai 2.074 porsi setiap hari.
Walhi menjelaskan menu makanan disusun berbeda setiap harinya dan diawasi langsung oleh ahli gizi mulai proses pengolahan hingga distribusi makanan.
“Ada satu ahli gizi yang mengawasi proses pengolahan makanan dan kami juga dibantu 47 relawan untuk pengolahan hingga pengiriman,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap program MBG dapat membantu pemenuhan gizi siswa sekaligus mendukung kualitas kesehatan dan proses belajar anak di sekolah.
