SIDOARJO – Setahun setelah mengalami luka bakar hingga 46 persen tubuhnya akibat kebakaran yang merenggut nyawa ibu dan kakaknya, Muhammad Izzan Dwi Arifianto (7) kembali menjalani perawatan intensif di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Selasa (16/6/2026). Tim medis kini menyiapkan operasi lanjutan untuk mempercepat proses pemulihannya.
Saat ini Izzan dirawat di ruang isolasi combustio RSUD R.T. Notopuro. Tim medis menyiapkan serangkaian tindakan lanjutan, mulai dari pembersihan luka hingga operasi bertahap pada bagian tubuh yang mengalami kekakuan akibat luka bakar.
Plt Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo dr. Prima Dessy Kusuma Rakhmawati mengatakan Izzan telah beberapa kali menjalani rawat inap dan tindakan operasi selama proses pemulihan yang berlangsung lebih dari satu tahun.
“Pasien ini sudah beberapa kali rawat inap, kemudian dilakukan operasi dan pembersihan luka. Perawatannya memang membutuhkan waktu yang panjang,” ujarnya.
Menurutnya, tindakan medis berikutnya akan difokuskan pada pembersihan luka serta operasi pada tangan dan kaki yang mengalami kontraktur atau kekakuan akibat lama tidak digerakkan.
“Rencana kami akan ada pembersihan luka dan operasi pada tangan serta kakinya. Perawatannya memang membutuhkan waktu yang lama karena operasinya dilakukan secara bertahap,” katanya.
RSUD R.T. Notopuro juga memastikan proses perawatan akan terus didampingi dokter spesialis bedah plastik untuk memaksimalkan pemulihan kondisi Izzan.
Selain penanganan medis, perhatian juga diberikan kepada kondisi keluarga Izzan. Ayahnya, Mujianto, saat ini lebih banyak mendampingi proses pengobatan putranya sehingga mengalami keterbatasan untuk bekerja secara penuh. Pemerintah daerah menyatakan akan membantu mencarikan pekerjaan dengan waktu yang lebih fleksibel serta memberikan dukungan sosial selama proses perawatan berlangsung.
Kasus yang dialami Izzan bermula dari peristiwa kebakaran yang terjadi setahun lalu dan menyebabkan dirinya mengalami luka bakar berat. Hingga kini, proses pemulihan masih terus berjalan dan membutuhkan perawatan jangka panjang.
