Industri Sidoarjo Butuh Kendaraan Niaga, Ini yang Disorot Wabup

SIDOARJO — Aktivitas industri manufaktur dan perdagangan di Kabupaten Sidoarjo membutuhkan dukungan mobilitas kendaraan niaga untuk menunjang operasional usaha. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat menghadiri acara Fuso Mosaic Campaign 2026 di Hotel Neo Waru, Jumat malam (9/10/2026).

Mimik menilai kendaraan niaga menjadi salah satu kebutuhan pendukung bagi daerah dengan aktivitas industri dan perdagangan seperti Sidoarjo. Namun, dalam keterangan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengenai acara tersebut, belum disertakan data mengenai kebutuhan armada niaga, perkembangan penjualan kendaraan, maupun dampaknya terhadap produktivitas industri lokal.

“Sebagai kota industri, Sidoarjo membutuhkan dukungan armada yang tepat. Saya pribadi sudah lebih dari 30 tahun menggunakan truk Mitsubishi Fuso untuk operasional usaha. Mesinnya bandel, kuat. Performanya aman dan suku cadangnya sangat mudah didapat,” ujar Mimik.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan yang digelar oleh pihak terkait Mitsubishi Fuso. Acara tersebut juga menjadi ajang bagi pelaku usaha otomotif untuk menyampaikan dukungan terhadap kebutuhan kendaraan niaga di sektor bisnis.

Branch Manager Coordinator Jawa Timur PT Dipo Internasional Pahala Otomotif, Daru Harti, menyebut Sidoarjo sebagai wilayah dengan aktivitas manufaktur dan UMKM yang berkembang. Menurut dia, kegiatan ekonomi tersebut membutuhkan sarana mobilitas niaga yang dapat diandalkan.

“Kami di Dipo Sidoarjo tidak hanya menawarkan kendaraan niaga, tetapi juga hadir sebagai mitra kerja yang siap mendukung setiap perjalanan usaha para pengusaha. Melalui Fuso Mosaic Campaign 2026, kami mengajak para pelaku usaha untuk kembali kepada kualitas, keandalan, dan kenyamanan yang telah teruji,” kata Daru.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pihak perusahaan. Siaran pers tidak memuat data pendukung mengenai pertumbuhan manufaktur dan UMKM yang disebutkan Daru, maupun ukuran kontribusi kendaraan niaga terhadap kegiatan ekonomi Sidoarjo.

Mimik berharap Mitsubishi dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian daerah dan membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Meski demikian, belum ada rincian program atau kesepakatan kerja sama tertentu yang disebutkan dalam keterangan acara tersebut.

Kegiatan Fuso Mosaic Campaign 2026 juga menyoroti hubungan antara pelaku usaha, pekerja, dan sektor otomotif dalam mendukung aktivitas ekonomi. Akan tetapi, informasi yang tersedia belum menjelaskan bentuk dukungan konkret bagi pengusaha lokal, seperti skema pembiayaan, layanan purnajual, atau program khusus bagi UMKM.

Bagi pelaku usaha, pilihan kendaraan niaga berkaitan dengan kebutuhan operasional masing-masing, termasuk kapasitas angkut, biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, dan efisiensi penggunaan. Keterangan dalam acara tersebut belum menyediakan perbandingan biaya atau data teknis yang dapat digunakan untuk menilai pilihan kendaraan secara menyeluruh.

Karena itu, relevansi kegiatan bagi sektor industri dan perdagangan Sidoarjo masih perlu dilihat dari manfaat konkret yang diterima pelaku usaha, bukan hanya dari pernyataan dukungan maupun promosi produk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *