1.000 Anak Yatim Ikuti Perkemahan Karakter di Krembung

SIDOARJO – Sebanyak 1.000 anak yatim mengikuti kegiatan Yatim Camp yang digelar di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Senin (22/6/2026) tersebut menjadi sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan kepercayaan diri bagi peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari tingkat SD, SMP, SMA, serta anak-anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kabupaten Sidoarjo. Selama perkemahan, mereka mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih kerja sama, kepemimpinan, disiplin, dan kemampuan bersosialisasi.

Yatim Camp diselenggarakan oleh Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FORDA LKSA) Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman baru di luar lingkungan sekolah maupun tempat tinggal mereka.

Selain kegiatan perkemahan, peserta juga mendapatkan pembinaan karakter melalui berbagai materi motivasi dan aktivitas kelompok. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membangun kemampuan menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.

Ketua panitia menyebut kegiatan perkemahan tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang dapat membentuk karakter anak sejak dini. Melalui pengalaman hidup bersama dalam lingkungan perkemahan, peserta diajak belajar mandiri dan saling membantu satu sama lain.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang hadir dalam pembukaan kegiatan mengatakan perkemahan merupakan sarana pembelajaran yang penting bagi anak-anak.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang berkemah atau berkumpul bersama, tetapi menjadi ruang belajar tentang kehidupan. Anak-anak belajar bagaimana menjadi pribadi yang mandiri, berani bermimpi, saling membantu, dan memiliki rasa percaya diri untuk meraih cita-cita,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta agar tetap optimistis dalam menghadapi berbagai keterbatasan yang mungkin mereka alami.

“Jangan pernah menyerah pada keadaan. Masa depan tidak ditentukan oleh keadaan hari ini, melainkan oleh semangat, doa, dan usaha yang kalian lakukan setiap hari,” katanya.

Menurutnya, pendidikan karakter memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, kegiatan yang memberikan ruang pembelajaran di luar kelas perlu terus didukung.

Selain mengikuti aktivitas perkemahan, peserta juga disuguhkan berbagai penampilan seni dan kegiatan kepramukaan yang menambah pengalaman selama mengikuti Yatim Camp.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman menyenangkan, tetapi juga bekal karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah peserta mencapai 1.000 anak, Yatim Camp menjadi salah satu kegiatan pembinaan karakter anak terbesar yang digelar di Kabupaten Sidoarjo tahun ini.