SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyiapkan program betonisasi pada tujuh ruas jalan di berbagai wilayah sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur tahun 2026. Program tersebut ditargetkan selesai paling lambat pertengahan November 2026.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat evaluasi dan percepatan pembangunan infrastruktur yang dipimpin Bupati Sidoarjo Subandi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Rabu 10 Juni 2026.
Bupati Subandi menegaskan pembangunan jalan, pemeliharaan infrastruktur, serta penanganan banjir menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya minta seluruh usulan yang sudah masuk dilakukan pengecekan kembali dan dipilah berdasarkan skala prioritas. Mana yang sifatnya mendesak dan benar-benar dibutuhkan masyarakat, itu yang harus didahulukan,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini terdapat ratusan usulan pembangunan yang masuk dalam perencanaan daerah. Namun keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menentukan prioritas agar program yang paling dibutuhkan masyarakat dapat segera direalisasikan.
Selain pembangunan jalan, Subandi juga meminta percepatan penanganan banjir melalui normalisasi saluran, perbaikan drainase, dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di sejumlah titik rawan genangan.
“Saya minta titik-titik yang berpotensi menyebabkan banjir segera dipetakan dan ditangani,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo M. Mahmud mengatakan program betonisasi jalan tahun 2026 akan dilaksanakan pada tujuh ruas jalan yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Sidoarjo. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.
Mahmud menjelaskan pekerjaan peningkatan jalan diperkirakan membutuhkan waktu pelaksanaan sekitar tiga bulan.
“Untuk pekerjaan peningkatan jalan, waktu pelaksanaannya sekitar tiga bulan. Kami optimistis seluruh pekerjaan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan selesai paling lambat pertengahan November 2026,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo memastikan pengawasan proyek akan diperketat agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
