Sidoarjo Miliki 312 Kampung Olahraga, UMKM Ikut Dilibatkan

Sebanyak 312 Kampung Olahraga Masyarakat telah terbentuk di desa dan kelurahan di Kabupaten Sidoarjo. Program yang dikembangkan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sidoarjo tersebut tidak hanya mendorong warga hidup sehat, tetapi juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan bazar dan pemasaran produk lokal.

Ketua KORMI Kabupaten Sidoarjo, H. MG. Hadi Sutjipto, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 72 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dan komunitas olahraga yang aktif menggerakkan masyarakat. Keberadaan ratusan Kampung Olahraga Masyarakat menjadi bagian dari upaya memperluas aktivitas olahraga hingga tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Hadi, kegiatan olahraga masyarakat dirancang agar dapat diikuti berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga lanjut usia. Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi aktivitas komunitas tertentu, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

“Kami membentuk Kampung Olahraga Masyarakat sebagai upaya membantu mewujudkan masyarakat yang sehat dan bugar. Program ini juga menjadi sarana menggerakkan UMKM karena setiap kegiatan olahraga selalu menghadirkan bazar dan produk masyarakat setempat,” ujar Hadi.

Ia menjelaskan, keterlibatan UMKM menjadi salah satu unsur dalam pelaksanaan Kampung Olahraga Masyarakat. Kegiatan olahraga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada warga yang hadir.

Program tersebut juga mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi meminta camat dan kepala desa mendukung pengembangan Kampung Olahraga agar kegiatan serupa dapat berjalan di wilayah masing-masing.

Menurut Subandi, aktivitas olahraga yang berkembang hingga tingkat desa dan kelurahan berpotensi memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Kalau kegiatan olahraga masyarakat bergerak sampai tingkat desa dan kelurahan, maka kesehatan masyarakat meningkat dan ekonomi lokal juga ikut tumbuh,” kata Subandi saat menghadiri peringatan HUT ke-26 KORMI Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (31/10/2026).

Subandi juga menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan KORMI dalam menghadapi Porprov KORMI 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) 2027. Ia menilai atlet olahraga rekreasi yang berprestasi perlu mendapatkan perhatian dan penghargaan.

Sementara itu, KORMI Sidoarjo menyatakan kesiapan menghadapi dua agenda olahraga tersebut. Porprov KORMI 2026 akan berlangsung di Jember, sedangkan Pornas 2027 dijadwalkan berlangsung di Palu.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-26, KORMI Sidoarjo juga memberikan penghargaan kepada 10 besar pemenang Lomba Kampung Olahraga Masyarakat Tahun 2026.

Kecamatan Krian dan Desa Junwangi menempati posisi terbaik pertama. Posisi kedua diraih Kecamatan Sidoarjo dan Desa Jati, sedangkan posisi ketiga ditempati Kecamatan Jabon dan Desa Trompoasri.

Peringkat berikutnya secara berurutan diraih Kecamatan Gedangan dan Desa Punggul, Kecamatan Krembung dan Desa Tambakrejo, Kecamatan Tulangan dan Desa Kedondong, Kecamatan Balongbendo dan Desa Watesari, Kecamatan Sukodono dan Desa Jogosatru, Kecamatan Buduran dan Desa Banjarkemantren, serta Kecamatan Candi dan Desa Bligo.

Dengan terbentuknya 312 Kampung Olahraga Masyarakat, tantangan berikutnya adalah memastikan kegiatan tersebut berjalan secara berkelanjutan. Keaktifan komunitas, keterlibatan warga lintas usia, serta manfaat ekonomi bagi UMKM menjadi aspek yang perlu terus dikembangkan agar program tidak berhenti pada pembentukan kampung olahraga semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *