Rumah Nyaris Roboh di Wonoayu Segera Dibedah Pemkab dan Baznas

SIDOARJO – Sebuah rumah tidak layak huni milik Abd Majid (65) di Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, dipastikan segera direnovasi melalui program bedah rumah setelah ditemukan dalam kondisi memprihatinkan saat inspeksi mendadak yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (18/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Rumah yang ditempati Abd Majid bersama anak, menantu, dan tiga cucunya itu memiliki atap yang rapuh dan bocor. Lantainya masih berupa acian semen yang sejajar dengan permukaan tanah sehingga kerap tergenang air ketika hujan.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo memastikan rumah tersebut segera masuk dalam program bedah rumah.

Bantuan renovasi yang diberikan diperkirakan bernilai antara Rp20 juta hingga Rp25 juta. Besaran bantuan akan disesuaikan dengan hasil penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum pekerjaan dimulai.

“Pemkab dan Baznas hadir memberikan bantuan bedah rumah. Nilai bantuannya berkisar antara Rp20 juta hingga Rp25 juta, menyesuaikan hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB). Yang utama, pengerjaan harus segera dimulai agar keluarga Pak Majid bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Sidoarjo Subandi.

Selain memperbaiki struktur bangunan, renovasi juga akan difokuskan pada peninggian lantai rumah agar tidak lagi terdampak banjir saat musim hujan.

Menurut Subandi, rumah yang layak menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan warga kurang mampu dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan sehat.

“Lantainya harus ditinggikan dan dikeramik agar tidak banjir lagi. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sebelum meninjau rumah Abd Majid, rombongan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyerahkan sejumlah alat bantu kesehatan kepada warga di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan. Bantuan tersebut meliputi kaki palsu bagi penyandang disabilitas akibat diabetes, tongkat untuk lansia, serta kursi roda bagi warga yang mengalami stroke.

Pemerintah juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan untuk menjalani pengobatan maupun kontrol kesehatan secara rutin sehingga bantuan yang diberikan dapat diimbangi dengan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Abd Majid mengaku bersyukur rumahnya mendapat perhatian pemerintah. Ia berharap proses renovasi dapat segera dilaksanakan agar keluarganya dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Bupati dan semua pihak yang membantu. Semoga rumah kami segera diperbaiki agar keluarga bisa tinggal dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Melalui program bedah rumah dan penyaluran alat bantu kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berupaya menjangkau kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu. Intervensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memastikan bantuan sosial benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.